Berulang dan Bangkit

Share the idea

Kusimak, si bengis meletupkan tembakan-tambakan penghinaan.

Imajinasinya melayang, gila tak karuan.

Mabuk kebencian.

Penuh dendam dan hujatan.

Kusimak, saudara-saudara kita syahid.

Laksana seorang mujahid.

Berselimut tauhid.

Cita-cita tertinggi seorang ‘abid.

Kusimak, si bengis berfantasi dalam fanatisme menggila.

Mengingat-ingat sejarah nista.

Pembantaian muslim dan penguburan peradaban Islam dahulu kala.

Mungkin, dia dendam kesumat dibalut nafsu syaitan angkara murka.

Kuingat, di dalam lembaran sejarah.

Luka merana bersimbah darah.

Tatkala muslim dibantai hina dalam peradaban Islam di sepanjang Eropa dan Timur Tengah.

Andalusia, Turki, Palestina, dan negeri muslim lainnya menjadi saksi nafsu bengis amarah.

Kuingat, dulu muslim Andalusia dibantai. Siapa dalangnya?

Kuingat, muslim Palestina dulu dihabisi. Siapa dalangnya?

Kuingat, Ottoman, muslim Turki Utsmani dilibas. Siapa dalangnya?

Kuingat, muslim Afrika Utara dikejar. Siapa dalangnya?

Kuingat, kuingat, ingatan ini musti dibangkitkan.

Digging of the past adalah salah satu jembatan untuk melihat jalan ke depan.

Urgensi keamanan secara nyata oleh Khilafah Islamiyah dibutuhkan.

Kita harus bangkit saat ini di tengah kejahiliyyahan dan kebrutalan.

Semoga Allah menempatkan saudara-saudara kita di jannah-Nya.

Aamiin.

Share the idea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *