Negeri Ini Masih Baik-Baik Saja

Share the idea

Negeri ini masih baik-baik saja.

Kita masih nyaman karena masih aman melaksanakan shalat, zakat dan puasa.

Hingga kita lupa bahwa Islam bukanlah agama yang mengatur perkara spiritual saja..

Negeri ini masih baik-baik saja.

Cinta, telenovela, bahkan urusan dansa-dansa menjadi idola.

Hingga kita lupa bahwa sekulerisme telah merusak pemikiran kita.

Negeri ini masih baik-baik saja.

Riba dan bunga menjadi sumber investasi negara.

Hingga kita lupa bahwa terpisahnya agama dari negara

Menjadikan kemaksiatan terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif di tengah tengah kita..

Negeri ini masih baik-baik saja.

Kita masih nyaman ketika penduduk Palestina, Rohingya, bahkan Uighur tersiksa.

Hingga kita lupa kalau kita dan mereka adalah saudara,

Walau terpisah dalam sekat negara bangsa..

Negeri ini masih baik-baik saja.

Sehari tiga, tinggal pilih mau makan apa.

Hingga kita lupa

Urusan seorang muslim tidak hanya tentang perutnya.

Sungguh, ini bukan hanya perkara tentang menjadi kaya maupun sejahtera

Jika memang hanya itu tujuan bernegara,

Maka tentu Amerika dan Jepang adalah negara paling mulia.

Namun, ini semua adalah tentang meraih taqwa.

Berusaha sebaik mungkin untuk meraih surga.

Itulah mengapa, kita harus melaksanakan syariah-Nya secara sempurna.

Jika standar baik-buruk seorang muslim tidak diukur dengan hukum syara’

Lantas harus dengan apa?

Share the idea

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *